SMP Katolik Sang Timur Jakarta

SMP Katolik Sang Timur Jakarta

Komunitas Pendidikan yang penuh Kasih, Peduli, Cerdas, Transformatif dan Berbudaya
Terakreditasi A
BERITA

Menjalin Kebersamaan di Bulan Ramadan: SMPK Sang Timur Jakarta Berbagi Takjil di Kebon Jeruk

27/Mar/2025
Menjalin Kebersamaan di Bulan Ramadan: SMPK Sang Timur Jakarta Berbagi Takjil di Kebon JerukJakarta, 20 Maret 2025 – Semangat berbagi dan kebersamaan di bulan suci Ramadan terasa hangat di sekitar lingkungan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pada Kamis sore, 20 Maret 2025, keluarga besar SMPK Sang Timur Jakarta yang terdiri dari para guru, karyawan, dan siswa turun langsung ke jalan untuk melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

takjil1
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB ini merupakan wujud nyata dari kepedulian SMPK Sang Timur Jakarta terhadap sesama, sekaligus sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar. Dengan membawa sejumlah paket takjil yang berisi aneka makanan dan minuman ringan, tim dari SMPK Sang Timur menyebar di beberapa titik strategis di sekitar Kebon Jeruk, seperti di pinggir jalan utama, dekat lampu merah, dan di sekitar area permukiman.

takjil2takjil5

Para siswa tampak antusias dan bersemangat dalam membagikan takjil kepada para pengendara motor, pejalan kaki, dan warga sekitar. Senyum ramah dan sapaan hangat mereka disambut baik oleh masyarakat yang menerima takjil tersebut. Para guru dan karyawan sekolah juga turut aktif mendampingi dan memberikan contoh yang baik kepada para siswa tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.

Kepala Sekolah SMPK Sang Timur Jakarta, Sr. Katrin Maria, PIJ menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda rutin sekolah di bulan Ramadan. "Kami ingin menanamkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian sosial, dan toleransi kepada para siswa sejak dini. Melalui kegiatan ini, mereka belajar untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama di bulan yang penuh berkah ini," ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momen yang baik untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan masyarakat di lingkungan sekitar Kebon Jeruk. "Kami berharap kehadiran kami dapat membawa sedikit kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa," imbuhnya.
takjil4

Salah seorang siswa yang ikut dalam kegiatan ini, Bryan Angelo Halimwinata, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan berbagi takjil. "Saya senang bisa membantu membagikan makanan dan minuman kepada orang-orang yang sedang berpuasa. Semoga takjil yang kami berikan bisa bermanfaat bagi mereka," katanya dengan senyum sumringah.

Kegiatan berbagi takjil ini berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berhasil menyalurkan ratusan paket takjil kepada masyarakat. Antusiasme masyarakat yang menerima takjil juga menambah semangat bagi tim dari SMPK Sang Timur Jakarta.
takjil6

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima takjil, tetapi juga memberikan pelajaran berharga 1 bagi para siswa tentang pentingnya berbagi, peduli terhadap sesama, dan menjalin kebersamaan dalam keberagaman. SMPK Sang Timur Jakarta berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilakukan di masa yang akan datang sebagai wujud nyata dari komitmen sekolah dalam membentuk siswa yang berkarakter dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Tentang SMPK Sang Timur Jakarta:

SMPK Sang Timur Jakarta adalah sebuah sekolah menengah pertama Katolik yang memiliki komitmen dalam memberikan pendidikan holistik, yang tidak hanya fokus pada aspek akademik tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai sosial siswa. Sekolah ini secara rutin mengadakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada para peserta didiknya.

Tentang Lingkungan Kebon Jeruk Jakarta Barat:

Kebon Jeruk merupakan salah satu wilayah di Jakarta Barat yang memiliki keberagaman masyarakat. Kegiatan berbagi takjil oleh SMPK Sang Timur Jakarta ini menjadi salah satu bentuk interaksi positif dan wujud toleransi antarumat beragama di wilayah tersebut.
 kembali